Al-Qur'anlah yang Pantas menjadi Tolak Ukur Kebenaran.

Sabda Rasulullah: 
“Akan ada segolongan umatku yang tetap atas Kebenaran sampai Hari Kiamat dan mereka tetap atas Kebenaran itu.” HR. Bukhari dan Muslim.

Pertanyaanya: "Kira-kira apakah kita termasuk?"

      Islam merupakan Agama yang kompleks, terlihat dari segala aspek yang mendapat perhatian dalam aturanNya yaitu Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah. Akan tetapi, aturan ini harus dipertahankan oleh Umat Islam itu sendiri.

      Jika kita perhatikan, saat ini banyak sekali golongan-golongan dalam islam yang mengklaim bahwa dirinya memperjuangkan Islam. Masing-masing mengakudan meyakini bahwa mereka dalam kebenaran. Inilah yang pada akhirnya membuat bingung umat Islam itu sendiri. Golongan manakah yang benar-benar BENAR?

      Dalam hadits di atas disebutkan, "ada segolongan". Maka benar bahwa Islam itu memang harus berjama'ah, harus bersatu. Tampak dari usaha Rasulullah berusaha untuk menyatukan umat karena Allah dan dengan Al-Qur'an. Kalaulah Islam itu nafsi-nafsi, atau sendiri-sendiri. Tentunya Rasulullah tidak perlu repot untuk menyebarkan ajaran Islam ini. Pertanyaannya, apa saja kriteria atau ciri-ciri suatu golongan, atau sebuah jama'ah dikatakan benar?

     Siapa?.. Kira-kira siapa yang dapat menjawab pertanyaan diatas?.. Apakah kita yang naif ini?.. Yang besar dan sangat besar kemungkinan menggunakan nafsu kita untuk menetapkan kriteria-kriteria itu. Maka yang cocok untuk menetapkan kriteria-kriteria itu adalah Allah sendiri. Tantunya kita dapat membacanya dalam Al-Qur'an dan memahaminya.

     Maka, kepentingan mempelajari dan memahami isi qur'an lebih besar dari besarnya bumi, bahkan lebih besar dari jagat raya ini. Maka, sama dengan menjawab pertanyaan di awal tadi. Al-Qur'anlah yang dapat menjawabnya. Jangan berusaha membenarkan diri sendiri tanpa mengambil Al-Qur'an sebagai pedoman dalam pembenaran iut. 

      Yang terjadi sekarang tidak demikian. Al-Qur'an dipelajari untuk hujjah dalam perdebatan dan sejenisnya tanpa ada aktualisasi. Padahal, kita diperintah Allah untuk membacanya, mehaminya, menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan mengajarkannya.

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Al-Qur'anlah yang Pantas menjadi Tolak Ukur Kebenaran."

  1. yang lebih seru lagi ada nggak mas....?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya tujuannya bukan untuk seru-seruan Mas Indra..

      Delete