Berawal dari pengalaman saya ketika beberapa minggu yang lalu.
Waktu itu saya sedanng mengajar seperti biasa, menjelaskan materi pelajaran, kebetulan kami sedang membahas soal. Ketika membahas soal, saya menyalahkan jawaban anak tersebut dengan cara memberikan jawaban yang benar. Anak itu bekata "bukannya punya saya yang benar ya pa?". Kebetulan materi tersebut adalah materi kelas VII sedangkan kami sekarang membahasnya, di kelas IX.
Dengan percaya diri saya langsung menjelaskan kenapa jawabannya salah, dan apa alasan saya bahwa punya sayalah yang benar.
"Punya saya yang benar Pak!" anak tersebut masih belum yakin bahwa jawabannya salah.
"Tentu bapaklah yang lebih tau daripada kamu, bapak udah sarjana", sambung salah satu temannya dengan lantang. Saya hanya menetralisir keadaan dengan cara senyum. :-)
Akhirnya, dengan wajah kecewa, anak itu menerima dengan rasa masih belum yakin kalau jawabannya salah.
Namun dalam hati saya masih ada sedikit keraguan, dan tersadarlah bahwa, saya harus membacanya ulang. Singkatnya, setelah tiba di rumah, saya membaca ulang apa yang kami bahas itu. Ternyata, saya mendapati bahwa jawaban syalah yang salah. Akhirnya, di pertemuan selanjutnya saya mengaku kepada anak-anak bahwa jawaban saya yang salah dan saya memuji anak itu karena mau kritis.
Dari peristiwa tersebut, saya mengambil pelajaran, dan pelajaran ini dapat kita pelajari bersama bahwa "GURU ADALAH MANUSIA". Layaknya seorang manusia pasti memiliki kesalahan.
Sebagai guru, jangan sombong, karena di atas langit masih ada langit lagi. Kita harus lebih sering mengkoreksi diri kita, karena guru hidup bukan untuk diri sendiri. Guru merupakan cermin pendidikan. Maka dari itu, jika ingin menghasilkan anak didik yang terbaik dan unggul, seorang guru harus selalu belajar kembali, menambah ilmu, mengembangkan potensi diri sebagai guru, dan selalu belajar dari pengalaman.
Sebagai siswa, karena guru adalah manusia biasa, maka menjadi murid yang kreatif dan aktif adalah pendukung agar hasil belajarmu baik. Guru profesional akan menerima kritikanmu. Guru profesional akan mengakui kesalahannya dan membenahinya.
MUdah-mudahan bermanfaat.
Belum ada tanggapan untuk "Guru Adalah Manusia Biasa"
Post a Comment