![]() |
Asap di Kota Pekanbaru Riau Sumber: www.goriau.com |
Didalam koran tersebut disampaikan bahwa, jumlah terbanyak yaitu penyakit jenis ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) yakni 60.014 jiwa. Sedangkan penyakit urutan terbanyak yang kedua setelah ISPA adalah penyakit kulit yang mencapai 4.367 jiwa. Selanjutnya penyakit mata sebanyak 3.419 jiwa, penderita asma sebanyak 2.746 jiwa dan penderita Pneumonia sebanyak 992 jiwa. Sedangkan kota Pekanbaru sendiri adalah kota dengan jumlah terbanyak penderita ISPA dari kota-kota yang ada di Riau, yaitu mencapai 13.322 jiwa. Uruan kedua adalah Kabupaten Kuangsing sebanyak 6.715 jiwa. dan Kabupaten Siak sebanyak 6.458 jiwa.
Dari pantauan Pekanabaru Pos, Ahad (17/10) pagi di Pekanbaru, jarak pandang hanya beberapa ratus meter. Sementara papan indek standar pencemaran udara (ISPU) di dua lokasi di Pekanbaru, tepatnya dipersimpangan SKA dan Kantor Walikota mencatat status udara tidak sehat.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, jarak pandang hanya sekitar 800 Meter. Hari minggu kemarin titik api terpantau ada sekitar 813 titik. Masih di dominasi di Sumsel begitu menurut Kasi Data dan Informasi BMKG, Selamet Riyadi.
Secara rinci, sebanyak 5 titik api berada di Bengkulu, 70 titik berada di Jambi, Sumsel sebanyak 645 titik, Lampung 27 titik, Kepri 6 titik, Babel 11 titik, dan Provinsi Riau sendiri terpantau ada 49 titik api dan kebetulan saya berada di Provinsi Riau.
Kata pak Riyadi "Titik api di Riau ini tersebar di Kepulauan Meranti dan Bengkalis masing-masing 9 titik, Siak 13 titik, Pelalawan 3 titik, Inhil 8 titik, dan Inhu 7 titik". Padak akhirnya, terlalu banyak titik pada artikel ini.
Belum ada tanggapan untuk "Tahun 2015 Riau Berasap Lagi"
Post a Comment